UNIVERSITAS

Merayakan 76 Tahun Universitas Indonesia: Langkah Baru Menuju Transformasi Kampus

Merayakan 76 Tahun Universitas Indonesia: Langkah Baru Menuju Transformasi Kampus
Merayakan 76 Tahun Universitas Indonesia: Langkah Baru Menuju Transformasi Kampus

JAKARTA - Universitas Indonesia (UI) memanfaatkan perayaan Dies Natalis Ke-76 sebagai momentum untuk menegaskan identitas akademik, budaya, dan inovatif kampus. Rangkaian kegiatan pra-acara menunjukkan bagaimana UI memadukan pelestarian warisan Nusantara dan pengembangan olahraga modern sebagai sarana membangun komunitas akademik yang sehat, kompetitif, dan kreatif.

Kegiatan pra-Dies Natalis menghadirkan dua agenda utama: pelestarian wastra Nusantara melalui talkshow dan peragaan busana, serta turnamen olahraga inovatif Pickleball yang melibatkan sivitas akademika dan masyarakat umum. Pendekatan ini menegaskan komitmen UI dalam menumbuhkan semangat kolaborasi, sportivitas, dan kreativitas di seluruh lini kampus.

Pelestarian Wastra Nusantara Lewat IWKUI

Ikatan Wanita Keluarga Universitas Indonesia (IWKUI) mengambil peran sentral dalam menguatkan nilai kebangsaan melalui Talkshow Wastra bertajuk "Wastra Nusantara, Warisan, Makna, dan Kreasi—Merayakan Jejak, Menenun Masa Depan" pada Senin di Makara Art Center. Acara ini sekaligus menandai 25 tahun dedikasi IWKUI dalam mendukung tradisi dan budaya kampus.

Talkshow menghadirkan Dr. Eng. Stephanie Saing yang membahas filosofi di balik kain tradisional, seperti Tenun Timor, yang mencerminkan hubungan manusia dengan alam dan identitas sosial. Selain diskusi, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan peragaan busana dan bazar, yang menunjukkan bagaimana warisan budaya dapat diterjemahkan ke dalam konteks modern dan relevan bagi sivitas akademika.

Rektor UI Dorong Pelestarian Budaya dan Ekonomi Kreatif

Menurut Rektor UI, Prof. Dr. Ir. Heri Hermansyah, S.T., M.Eng., IPU, pelestarian wastra bukan sekadar menjaga tradisi, tetapi juga bagian dari strategi kebudayaan yang mendukung ekonomi kreatif. “Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk memastikan pelestarian wastra tidak berhenti pada aspek tradisi, tetapi mampu ditransformasikan menjadi pengetahuan, inovasi, dan peluang ekonomi yang berdaya saing,” ujarnya.

Pendekatan ini menekankan bagaimana universitas dapat menjadi penggerak inovasi sekaligus pelestari nilai-nilai budaya, membangun ekosistem akademik yang berakar pada identitas bangsa.

Sportivitas dan Solidaritas Lewat UI Pickleball Championship

Selain pelestarian budaya, Dies Natalis Ke-76 juga menekankan pentingnya olahraga sebagai sarana pengembangan karakter dan solidaritas. UI menggelar UI Pickleball Championship 2026, turnamen pickleball terbesar di kampus pada awal 2026, yang resmi dibuka pada 26 Januari dan akan berlangsung hingga 2 Februari. Kompetisi ini menawarkan total hadiah Rp166 juta dan terbuka untuk warga UI serta masyarakat umum.

“Turnamen ini merupakan sarana bagi warga UI dan masyarakat umum untuk mengenal olahraga ini, sekaligus mempererat solidaritas antar-peserta,” ungkap Rektor UI. Kegiatan ini menegaskan komitmen universitas dalam menumbuhkan gaya hidup sehat, sportivitas, dan kerja sama di antara sivitas akademika.

Inisiatif Dies Natalis Refleksi Nilai Kampus

Berbagai kegiatan yang digelar dalam rangka Dies Natalis Ke-76 mencerminkan upaya UI menanamkan nilai kebersamaan, karakter, dan adaptabilitas. Rektor UI menekankan bahwa universitas berupaya menghadirkan ruang pembelajaran yang inklusif, relevan, dan adaptif terhadap dinamika masyarakat.

“Dies Natalis Ke-76 menjadi momentum bagi UI untuk menegaskan perannya sebagai katalisator kemajuan akademik nasional. Kami berharap UI terus menjadi pionir dalam inovasi riset dan pengabdian masyarakat, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata yang melampaui batas-batas kampus serta menjadi standar keunggulan bagi institusi pendidikan tinggi di Indonesia,” kata Prof. Heri.

Sinergi Budaya dan Inovasi sebagai Cermin Transformasi UI

Rangkaian kegiatan pra-acara Dies Natalis menunjukkan bagaimana UI memadukan pelestarian budaya dan inovasi olahraga sebagai simbol transformasi universitas. Pendekatan ini menegaskan UI sebagai kampus yang adaptif, inklusif, dan berdaya saing global, sambil tetap berakar pada nilai-nilai lokal.

Pelestarian warisan Nusantara melalui wastra dan pengembangan olahraga inovatif menunjukkan bagaimana kampus mampu menjadi laboratorium sosial dan budaya, di mana sivitas akademika belajar, berinovasi, dan membangun solidaritas dalam satu ekosistem yang berkelanjutan.

Puncak Perayaan dan Refleksi Akademik

Puncak perayaan Dies Natalis Ke-76 UI dijadwalkan pada di Balai Sidang Kampus UI dengan orasi ilmiah sebagai refleksi akademik atas peran UI dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan kontribusinya bagi bangsa. Acara akan dilanjutkan di Balairung UI sebagai momentum kebersamaan, sekaligus meneguhkan arah transformasi UI ke depan.

Melalui rangkaian kegiatan ini, Universitas Indonesia tidak hanya memperingati hari jadi, tetapi juga menegaskan posisi sebagai institusi pendidikan tinggi yang unggul, berbudaya, sehat, dan berinovasi, berkontribusi strategis bagi kemajuan bangsa dan masyarakat.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index